You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Trotoar Percontohan Jl Jati Baru Capai 30 Persen
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Pembangunan Trotoar Percontohan Jl Jati Baru Capai 30 Persen

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengebut pengerjaan trotoar percontohan di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Trotoar yang mulai dikerjakan bulan Juni 2016 saat ini telah mencapai 30 persen.

S‎aat ini masih dalam pembangunan, dengan progres kurang lebih 30 persen.‎ Trotoar mulai dkerjakan Juni 2016 dengan jangka waktu pelaksanaan 120 hari‎

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada mengatakan, pengerjaan trotoar percontohan itu akan selesai bulan Oktober mendatang. Lamanya pengerjaan sesuai dengan masa kontrak yang ada yakni 120 hari.

"S‎aat ini masih dalam pembangunan, dengan progres kurang lebih 30 persen.‎ Trotoar mulai dkerjakan Juni 2016 dengan jangka waktu pelaksanaan 120 hari‎," katanya, Minggu (7/8).

Trotoar Jl H Agus Salim Dikuasai PKL

Menurut Yusmada, jika trotoar ini rampung, maka dapat dipastikan pejalan kaki dari Stasiun Tanah Abang hingga perbatasan Kali Cideng dapat menikmati kenyamanan berjalan kaki. Dengan lebar sampai empat metet, pejalan kaki tidak perlu berdesak-desakan.

"‎Lebar trotoar rata-rata dua meter sampai empat meter. Panjang trotoar kurang lebih 950 meter untuk dua sisi di Jalan Jati Baru," tandasnya.

Yusmada menambahkan, trotoar yang dibangun di Jalan Jati Baru itu menggunakan enam jenis bahan, yakni bahan andesit, granit, homogenous tile, koral sikat, stamp concrete dan floor hardener. Dengan bahan yang digunakan tersebut, Ia optimis pejalan kaki semakin nyaman menggunakan trotoar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2057 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye809 personNurito